Aturan Main Sudah Berubah

aturan main dedy budiman

aturan main dedy budiman“Realize that the rules have changed”. Denis Waitley

Kalau sekarang ini Anda ingin membeli suatu barang dimana Anda mencari informasinya? Apakah mencarinya di buku kuning (yellow pages) atau di google?

Pertanyaan yang sama juga saya ajukan dalam acara sales training beberapa waktu yang lalu di Palembang. Ternyata dari sekian banyak peserta yang hadir tidak satupun yang menggunakan lagi ”buku kuning” untuk mencari informasi produk.

Sadar ataupun tidak perubahan telah terjadi dengan begitu cepat di depan mata kita. Dan ironisnya masih banyak orang yang bekerja dengan menggunakan cara-cara yang lama yang mungkin 10 tahun lalu masih efektif tapi saat ini sudah tidak lagi berguna.

Misalnya menjual dengan cara ”door to door”, dulu cara ini merupakan cara yang paling banyak digunakan oleh orang sales tetapi apakah sekarang cara ini masih efektif dengan kondisi jalan yang makin macet dan orang yang makin sibuk dan sulit ditemui? Anda sendiri yang tahu jawabannya.

Tetapi di sisi lain ada suatu cara dimana kita bisa menjual dan menginformasikan produk/ jasa kepada ribuan orang dalam waktu yang singkat dengan menggunakan internet.

Inilah poin penting yang harus kita sadari, aturan main dalam menjual sudah berubah. Daripada melatih kaki agar kuat keliling gedung untuk membagikan brosur lebih baik Anda latih kemampuan agar bisa membuat penjualan yang menarik lewat Internet.

dinosaurusDinosaurus adalah binatang yang sangat besar dan kuat tapi akhirnya punah karena terimbas perubahan. Untuk itu janganlah merasa bahwa kita sudah terlalu besar dan hebat sehingga tidak berubah. Sebentar lagi Manusia akan digantikan mesin.

Hari ini diberitakan akan ada DEMONSTRASI oleh ribuan orang di Jakarta, beritanya sudah beredar luas di media masa sejak beberapa hari yang lalu.

Bicara mengenai DEMONSTRASI, saya ingin bertanya : Apakah Anda akan mendukung apabila saat ini ada RATUSAN RIBU orang yang demo kepada pemerintah agar mesin ATM tidak boleh lagi digunakan tetapi diganti dengan petugas teller? Alasannya sederhana karena 1 mesin ATM bisa menyerap 3 pekerja ( untuk 3 shift ) berarti kalau ada katakanlah 100.000 mesin ATM, maka bisa menyerap 300.000 tenaga kerja. Apakah Anda akan mendukung atau menggabaikannya?

Terlepas dari ada dukungan atau tidak tentu akan sulit bila mesin ATM diganti lagi dengan manusia. Karena ada banyak kelebihan dari mesin yang tidak dimiliki oleh manusia. Sebenarnya hal ini tidak hanya terjadi dengan mesin ATM, tetapi coba lihat petugas jaga parkir, petugas jaga tol yang mulai digantikan dengan mesin otomatis dan banyak lagi profesi lainnya.

Realita ini menunjukkan bahwa semakin kedepan banyak peran manusia sedikit demi sedikit akan digantikan oleh mesin. Untuk itu cobalah luangkan waktu sejenak bagaimana dengan pekerjaan Anda sekarang, apakah suatu saat pekerjaan andapun akan digantikan oleh mesin / komputer?

Bagi Anda yang berporfesi sebagai sales cobalah lihat sekarang ini semakin banyak pelanggan yang membeli barang secara ONLINE. Ketika mereka membeli barang secara online maka pelanggan tidak lagi memerlukan salesman tapi cukup mengisi formulir pembelian. Demikian juga profesi lainnya.

Siapkah diri Anda bersaing dengan teknologi yang semakin canggih dan secara perlahan tapi pasti menggeser peran anda?

Janganlah dulu menjadi takut dan khawatir karena ada banyak hal yang bisa dilakukan agar bisa tetap bersaing dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dan pagi ini saya mensharingkan 2 hal diantaranya:

1.Sadarilah bahwa teknologi memang canggih tapi sebenarnya OTAK Anda yang diberikan oleh TUHAN jauh lebih canggih.
Untuk itu gunakanlah Otak Anda dalam bekerja. Coba bayangkan apakah mungkin peran seorang CEO yang berpikir strategis tentang perusahaan bisa digantikan oleh mesin/teknologi? Akan jauh lebih sulit tentunya dibandingkan dengan para sales people yang tugasnya hanya membagikan brosur yang akan dengan mudah digantikan dengan email blast yang sekali kirim bisa menjangkau jutaan calon pelanggan. Jadi gunakanlah Otak Anda dalam bekerja, jangan hanya mengandalkan Otot

2.Temukan potensi kekuatan dari diri Anda.
Tidak ada satupun manusia yang bisa mengerjakan segala hal dengan sangat baik dan sempurna. Selalu ada sisi kekuatan dan kelemahan dari setiap pribadi, hal ini terjadi karena memang Tuhan memberikan kepada manusia Talenta / Bakat yang berbeda untuk melakukan peranan yang berbeda pula. Seorang Marketer (yang memikirkan strategi pemasaran) belum tentu bisa menjadi seorang penjual produk yang baik, demikian juga sebaliknya. Untuk itu agar Anda bisa menang dalam persaingan kompetisi yang semakin ketat dan agar peran Anda tidak digantikan oleh mesin, temukanlah pekerjaan yang sesuai dengan bakat Anda dan kembangkanlah sehingga menjadi sebuah kekuatan yang tidak akan bisa digantikan bahkan oleh teknologi secanggih apapun.

Coba lihat apakah mungkin Warren Buffet bisa digantikan oleh software yang canggih ? atau mungkinkah suara emas Mariah Carey bisa digantikan oleh software audio ?

Jadi pada akhirnya perubahan teknologi boleh semakin canggih tetapi kalau Anda bekerja menggunakan Otak dan Kekuatan yang dimiliki maka Anda tidak perlu kuatir. Malah Anda bisa mengunakan teknologi untuk mendorong Anda lebih maju.

Tetapi bila pekerjaan Anda sekarang ini lebih mengandalkan otot dan tidak sesuai dengan potensi kekuatan yang Anda miliki, mungkin saatnya bagi Anda untuk berpikir ulang sebelum terlambat.

1 reply
  1. Paschal
    Paschal says:

    menurut admin untuk model jaman sekarang lebih baik sales melakukan direct visit ke customer, atau expand ke E-comers?
    salam sales :)

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *