Posts

Perbaikan Penampilan Perbaikan Penghasilan


Customer will not entrust their money to people whose appearance is not convincing

Mengapa ketika pameran banyak perusahaan menggunakan SPG yang tinggi, cantik dan menarik?
Jelas sekali tujuannya adalah untuk menarik perhatian calon pelanggan agar mereka berhenti, minimal melihat sang SPG lalu mau melihat produk yang di tawarkannya.

Bayangkan kalau ada suatu stand dipameran dimana yang menjaga standnya adalah nenek-nenek dengan uban putih dan rambut panjang yang terurai berantakan, bayangkan siapa yang mau datang? Jangankan datang, melewati standnya saja mungkin sudah takut.

Kedua ilustrasi diatas menjelaskan tentang betapa pentingnya penampilan seseorang sehingga membuat orang lain tertarik ataupun tidak tertarik.

Hal ini sangatlah penting khususnya bagi seorang Sales yang akan bertemu dengan pelanggan, apalagi pelanggan yang baru pertama kali ditemuinya.

Pagi ini sebelum Anda bekerja cobalah sempatkan sedikit waktu untuk melihat dikaca bagaimana penampilan anda. Perhatikan rambut, kumis dan juga baju yang Anda pakai .

Dan bayangkan seolah-olah Anda menjadi orang lain dan melihat diri Anda, kira-kira ketika melihatnya apakah Anda akan tertarik atau malah tidak percaya ketika melihat penampilan Anda sendiri?

Kalau memang masih belum rapi, luangkanlah waktu sebentar untuk merapikannya. Bila koleksi baju Anda sudah mulai kusam, sore ini sepulang kerja luangkanlah waktu untuk membeli baju baru atau bila rambut Anda mulai panjang dan berantakan pergilah ke salon untuk merapikan rambut anda.

Keberhasilan sebuah penjualan diawali oleh KESAN PERTAMA yang baik. Dan KESAN PERTAMA dimulai dari apa yang pertama kali terlihat yaitu PENAMPILAN anda.

Sedikit Lebih Baik

sedikit lebih baikJika seekor kuda mengikuti lomba balap kuda dan menang dengan perbedaan jarak hanya sehidung dari kuda lawannya, kuda tersebut memenangkan 10 kali lipat hadiah uang daripada kuda yang kalah. Pertanyaannya : Apakah kuda yang menang sehidung 10 kali lipat lebih cepat daripada kuda yang kalah sehidung? Apakah ia 10% lebih cepat? TIDAK, Ia hanya lebih cepat sehidung, tetapi itu berarti perbedaan uang hadiah sebesar 10 kali lipat atau 1.000% (seribu persen).

Jika seorang sales berhasil mendapatkan penjualan di pasar yang kompetitif, apakah ia 10 x lebih baik daripada sales yang tidak dapat menjual? Tentu saja Tidak!

Kadang penyebab pelanggan membeli dari satu sales dan tidak dari yang lain hanyalah sebuah hal teknis kecil.

Dalam berjualan, Anda hanya perlu menjadi sedikit lebih baik dan berbeda pada seluruh aspek penjualan agar pada akhirnya semua terakumulasi menjadi pemasukan yang jauh berbeda.

President dan CEO dari Chrysler Corporation, Lee Iacocca, mengatakan: “Apply yourself. Get all the education you can, but then, by God, do something. Don’t just stand there, make it happen”.

Anda tidak perlu menjadi “tenaga penjual super” dan melompati bangunan tinggi dengan sekali lompatan. Tetapi Anda harus melihat profesi Anda dengan serius dan mempelajarinya sebagaimana seorang dokter atau pengacara mempelajari profesinya.

Anda harus memaksa diri bekerja keras sambil mengasah ketrampilan dan pengetahuan Anda. Anda harus belajar dan berkembang setiap hari.

Ketika Anda melakukan semua ini, masa depan yang terbentang di depan Anda akan benar-benar tidak terbatas. Tidak ada batas untuk seberapa jauh atau seberapa tinggi yang dapat Anda capai dalam profesi penjualan.

Ketika Anda menjadi semakin baik, Anda akan menjual kepada pelanggan yang lebih banyak dan lebih baik lagi. Dan akhirnya penghasilan yang Anda terima akan semakin tinggi dan semakin tinggi lagi.
“GOOD IS THE ENEMY OF GREAT. And that is one of the key reasons why we have so little that becomes great. We don’t have great schools, principally because we have good schools. We don’t have great government, principally because we have good government. Few people attain great lives, in large part because it is just so easy to settle for a good life. The vast majority of organizations never become great, precisely because the vast majority become quite good-and that is the main problem”. Jim Collins

Bila hari ini ada suatu penawaran yang diberikan kepada Anda apakah Anda ingin mendapatkan sesuatu yang baik ataukah yang terbaik, kira-kira apa jawaban Anda?

Pada umumnya setiap orang ingin mendapatkan yang terbaik.

Tetapi ketika ditanya apakah Anda ingin memberikan yang baik atau yang TERBAIK kepada perusahaan atau keluarga? Umumnya Anda ingin memberikan yang terbaik tetapi seringkali ketika memberikan yang baik rasanya sudah cukup dan tidak perlu memberikan yang TERBAIK.

Jim Collins dalam bukunya Good to Great menjelaskan bahwa musuh dari Great adalah Good. Karena ketika seseorang sudah merasa baik maka seringkali ia berhenti dan tidak mau melangkah ke tahap “Great”.

Rekan-rekan sales biarlah statement yang Jim Collins berikan pagi ini menantang Anda untuk tidak berhenti pada tahap “Good” ketika bekerja tetapi marilah maju ke tahap “Great”

Kalau ingin mendapatkan hasil yang “GREAT” maka Andapun harus memberikan yang “GREAT”.

Marilah bersama berkomitmen untuk berubah mulai hari ini From Good to Great.

Saya Gak Jualan

saya gak jualanMinggu siang saya sedang menunggu anak yang sedang berlatih gitar. Di sebelah saya ada seorang teman yang ngajak ngobrol.

Tak lama kemudian teman saya menceritakan bahwa dia sedang minum suplemen dan memberi dampak yang bagus bagi kesehatannya.

Sepanjang pembicaraan kami ada satu kalimat yang menarik perhatian saya, ketika dia berkata bahwa

“Ia tidak jualan, karena ia memakai produknya dan mendapatkan khasiatnya. Intinya ia hanya menceritakan manfaat dari produk yang dipakainya kepada teman-teman. Ia bukan seorang sales, karena sales itu menjual tapi belum tentu memakai produk yang mereka jual.”

Dalam hati saya timbul pertanyaan, jadi kalau mensharingkan manfaat produk tapi tujuannya agar orang yang mendengar akhirnya membeli produk itu namanya bukan jualan?

Melalui tulisan ini saya tidak mengatakan bahwa teman saya ini salah, tetapi realita dilapangan saya banyak menemui orang yang seringkali malu dan tidak mau disebut bahwa mereka seorang penjual apalagi di sebut sebagai sales.

Padahal jelas-jelas apa yang dikerjakan adalah menawarkan produk/jasa. Dan orang yang menawarkan produk/jasa bagaimanapun caranya di sebut juga dengan seorang penjual atau seorang Sales.

Terbesit pertanyaan dalam hati saya “Ada apa dengan sales?”

Apakah menjadi seorang sales akan merendahkan martabat dan harga diri seseorang? Bagaimana menurut pendapat Anda?

Saya sendiri berpendapat bahwa tidaklah perlu malu mengakui diri Anda seorang penjual atau seorang Sales.

Karena sales adalah profesi terhormat. Kalau ada orang yang masih merendahkan profesi sales, itu karena mereka belum memahami secara benar tentang profesi sales dan dampaknya terhadap kemajuan sebuah perusahaan dan juga kemajuan ekonomi suatu negara.

Saya berharap tulisan saya ini bisa di baca oleh setiap orang yang pekerjaannya menjual. Dan saya ingin mengajak Anda untuk tidak perlu sungkan ataupun malu bila di sebut sebagai seorang sales.

Mari kita kampanyekan kepada masyarakat Indonesia bahwa Sales adalah profesi terhormat mulai dengan cara sederhana yaitu mengatakan kepada orang-orang yang Anda kenal bahwa Anda seorang Sales bukan Marketing, Konsultan atau apapun sebutan lainnya yang akan mengaburkan profesi Sales.

Saatnya setiap Orang Sales menyatakan kebanggaannya sebagai seorang Sales.

Salam Bangga Jadi Orang Sales,

Dedy Budiman M.Pd
Champion Sales Trainer
Founder KOMISI (Komunitas Sales Indonesia)

Aturan Main Sudah Berubah

aturan main dedy budiman“Realize that the rules have changed”. Denis Waitley

Kalau sekarang ini Anda ingin membeli suatu barang dimana Anda mencari informasinya? Apakah mencarinya di buku kuning (yellow pages) atau di google?

Pertanyaan yang sama juga saya ajukan dalam acara sales training beberapa waktu yang lalu di Palembang. Ternyata dari sekian banyak peserta yang hadir tidak satupun yang menggunakan lagi ”buku kuning” untuk mencari informasi produk.

Sadar ataupun tidak perubahan telah terjadi dengan begitu cepat di depan mata kita. Dan ironisnya masih banyak orang yang bekerja dengan menggunakan cara-cara yang lama yang mungkin 10 tahun lalu masih efektif tapi saat ini sudah tidak lagi berguna.

Misalnya menjual dengan cara ”door to door”, dulu cara ini merupakan cara yang paling banyak digunakan oleh orang sales tetapi apakah sekarang cara ini masih efektif dengan kondisi jalan yang makin macet dan orang yang makin sibuk dan sulit ditemui? Anda sendiri yang tahu jawabannya.

Tetapi di sisi lain ada suatu cara dimana kita bisa menjual dan menginformasikan produk/ jasa kepada ribuan orang dalam waktu yang singkat dengan menggunakan internet.

Inilah poin penting yang harus kita sadari, aturan main dalam menjual sudah berubah. Daripada melatih kaki agar kuat keliling gedung untuk membagikan brosur lebih baik Anda latih kemampuan agar bisa membuat penjualan yang menarik lewat Internet.

dinosaurusDinosaurus adalah binatang yang sangat besar dan kuat tapi akhirnya punah karena terimbas perubahan. Untuk itu janganlah merasa bahwa kita sudah terlalu besar dan hebat sehingga tidak berubah. Sebentar lagi Manusia akan digantikan mesin.

Hari ini diberitakan akan ada DEMONSTRASI oleh ribuan orang di Jakarta, beritanya sudah beredar luas di media masa sejak beberapa hari yang lalu.

Bicara mengenai DEMONSTRASI, saya ingin bertanya : Apakah Anda akan mendukung apabila saat ini ada RATUSAN RIBU orang yang demo kepada pemerintah agar mesin ATM tidak boleh lagi digunakan tetapi diganti dengan petugas teller? Alasannya sederhana karena 1 mesin ATM bisa menyerap 3 pekerja ( untuk 3 shift ) berarti kalau ada katakanlah 100.000 mesin ATM, maka bisa menyerap 300.000 tenaga kerja. Apakah Anda akan mendukung atau menggabaikannya?

Terlepas dari ada dukungan atau tidak tentu akan sulit bila mesin ATM diganti lagi dengan manusia. Karena ada banyak kelebihan dari mesin yang tidak dimiliki oleh manusia. Sebenarnya hal ini tidak hanya terjadi dengan mesin ATM, tetapi coba lihat petugas jaga parkir, petugas jaga tol yang mulai digantikan dengan mesin otomatis dan banyak lagi profesi lainnya.

Realita ini menunjukkan bahwa semakin kedepan banyak peran manusia sedikit demi sedikit akan digantikan oleh mesin. Untuk itu cobalah luangkan waktu sejenak bagaimana dengan pekerjaan Anda sekarang, apakah suatu saat pekerjaan andapun akan digantikan oleh mesin / komputer?

Bagi Anda yang berporfesi sebagai sales cobalah lihat sekarang ini semakin banyak pelanggan yang membeli barang secara ONLINE. Ketika mereka membeli barang secara online maka pelanggan tidak lagi memerlukan salesman tapi cukup mengisi formulir pembelian. Demikian juga profesi lainnya.

Siapkah diri Anda bersaing dengan teknologi yang semakin canggih dan secara perlahan tapi pasti menggeser peran anda?

Janganlah dulu menjadi takut dan khawatir karena ada banyak hal yang bisa dilakukan agar bisa tetap bersaing dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dan pagi ini saya mensharingkan 2 hal diantaranya:

1.Sadarilah bahwa teknologi memang canggih tapi sebenarnya OTAK Anda yang diberikan oleh TUHAN jauh lebih canggih.
Untuk itu gunakanlah Otak Anda dalam bekerja. Coba bayangkan apakah mungkin peran seorang CEO yang berpikir strategis tentang perusahaan bisa digantikan oleh mesin/teknologi? Akan jauh lebih sulit tentunya dibandingkan dengan para sales people yang tugasnya hanya membagikan brosur yang akan dengan mudah digantikan dengan email blast yang sekali kirim bisa menjangkau jutaan calon pelanggan. Jadi gunakanlah Otak Anda dalam bekerja, jangan hanya mengandalkan Otot

2.Temukan potensi kekuatan dari diri Anda.
Tidak ada satupun manusia yang bisa mengerjakan segala hal dengan sangat baik dan sempurna. Selalu ada sisi kekuatan dan kelemahan dari setiap pribadi, hal ini terjadi karena memang Tuhan memberikan kepada manusia Talenta / Bakat yang berbeda untuk melakukan peranan yang berbeda pula. Seorang Marketer (yang memikirkan strategi pemasaran) belum tentu bisa menjadi seorang penjual produk yang baik, demikian juga sebaliknya. Untuk itu agar Anda bisa menang dalam persaingan kompetisi yang semakin ketat dan agar peran Anda tidak digantikan oleh mesin, temukanlah pekerjaan yang sesuai dengan bakat Anda dan kembangkanlah sehingga menjadi sebuah kekuatan yang tidak akan bisa digantikan bahkan oleh teknologi secanggih apapun.

Coba lihat apakah mungkin Warren Buffet bisa digantikan oleh software yang canggih ? atau mungkinkah suara emas Mariah Carey bisa digantikan oleh software audio ?

Jadi pada akhirnya perubahan teknologi boleh semakin canggih tetapi kalau Anda bekerja menggunakan Otak dan Kekuatan yang dimiliki maka Anda tidak perlu kuatir. Malah Anda bisa mengunakan teknologi untuk mendorong Anda lebih maju.

Tetapi bila pekerjaan Anda sekarang ini lebih mengandalkan otot dan tidak sesuai dengan potensi kekuatan yang Anda miliki, mungkin saatnya bagi Anda untuk berpikir ulang sebelum terlambat.

Orang Yang Melayani Paling Baik Akan Menang

pelanggan

We must listen before we can learn.

We must learn before we can prepare.

We must prepare before we can serve.

We must serve before we can lead.

William Arthur Ward

Kata menjual (SELL) diambil dari kata bahasa Eslandia – “Selja” dan kata Anglo-saxon “sylan” yang artinya MEMBERI atau MELAYANI.

Penjualan difokuskan pada melayani pelanggan dengan cara paling baik yang mampu Anda berikan. Orang yang MELAYANI paling baik akan MENANG.

Selamat Melayani Pelanggan Anda.

Dedy Budiman M.Pd

Champion Sales Trainer